Kamis, 02 April 2009

Panduan Buat perusahaan small retail

Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha:
• Merintis usaha baru (starting)
1. Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh seseorang.
2. Persekutuan (partnership), suatu kerjasama (aosiasi) dua orang atau lebih yang secara bersama-sama menjalankan usaha bersama.
3. Perusahaan berbadan hukum (corporation), perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan modal saham-saham.
• Dengan membeli perusahaan orang lain (buying)
• Kerjasama manajemen (franchising)

Sebagai pengelola dan pemilik usaha (business owner manager) atau pelaksana usaha kecil (small business operator), ia harus memiliki:
• Kecakapan untuk bekerja
• Kemampuan mengorganisir
• Kreatif
• Lebih menyukai tantangan

Dalam merintis usaha baru, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
• Bidang dan jenis usaha yang dimasuki.
Beberapa bidang usaha yang bisa dimasuki, diantaranya:
1. Bidang usaha pertanian (pertanian, kehutanan, perikanan, dan perkebunan).
2. Bidang usaha pertambangan (galian pasir, galian tanah, batu, dan bata).
3. Bidang usaha pabrikasi (industri perakitan, sintesis).
4. Bidang usaha konstruksi (konstruksi bangunan, jembatan, pengairan, jalan raya).
5. Bidang usaha perdangan (retailer, grosir, agen, dan ekspor-impor).
6. Bidang jasa keuangan (perbankan, asuransi, dan koperasi).
7. Bidang jasa perseorangan (potong rambut, salon, laundry, dan catering).
8. Bidang usaha jasa-jasa umum (pengangkutan, pergudangan, wartel, dan distribusi).
9. Bidang usaha jasa wisata (usaha jasa parawisata, pengusahaan objek dan daya tarik wisata dan usaha sarana wisata).
• Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan dipilih.
Ada beberapa kepemilikan usaha yang dapat dipilih, diantaranya perusahaan perseorangan, persekutuan (dua macam anggota sekutu umum dan sekutu terbatas), perseroan, dan firma.
• Tempat usaha yang akan dipilih.
Dalam menentukan tempat usaha ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya:
􀂃 Apakah tempat usaha tersebut mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan maupun pasar?
􀂃 Apakah tempat usaha dekat dengan sumber tenaga kerja?
􀂃 Apakah dekat ke akses bahan baku dan bahan penolong lainnya seperti alat pengangkut dan jalan raya
• Organisasi usaha yang akan digunakan.
• Kompleksitas organisasi usaha tergantung pada lingkup atau cakupan usaha dan skala usaha. Fungsi kewirausahaan dasarnya adalah kreativitas dan inovasi, sedangkan manajerial dasarnya adalah fungsi-fungsi manajemen. Semakin kecil perusahaan maka semakin besar fungsi kewirausahaan, tetapi semakin kecil fungsi manajerial yang dimilikinya.
• Lingkungan usaha
Lingkungan usaha dapat menjadi pendorong maupun penghambat jalannya perusahaan. Lingkungan yang dapat mempengaruhi jalannya usaha/perusahaan adalah lingkungan mikro dan lingkungan makro.
Lingkungan mikro adalah lingkungan yang ada kaitan langsung dengan operasional perusahaan, seperti pemasok, karyawan, pemegang saham, majikan, manajer, direksi, distributor, pelanggan/konsumen, dan lainnya.
Lingkungan makro adalah lingkungan diluar perusahaan yang dapat mempengaruhi daya hidup perusahaan secara keseluruhan, meliputi lingkungan ekonomi, lingkungan teknologi, lingkungan sosial, lingkungan sosiopolitik, lingkungan demografi dan gaya hidup.

Sebelum membuat panduan buat memulai suatu usaha atau bisnis online via web, kita terlebih dahulu harus mengetahui keuntungan dari bisnis di internet antara lain :
-) Bisa bekerja dimana saja
-) Internet adalah jaringan yang mendunia
-) Investasi dalam bisnis online adalah merupakan investasi jangka panjang ataupun
seumur hidup
-) Kita tidak harus menjadi seorang web desainer atau web programer sejati untuk
bisnis di internet
-) Untuk memulai bisnis di internet kita hanya butuh modal sedikit
-) Target pemasaran sangat luas bahkan keseluruh dunia



Berikut ini adalah step by step bagaimana konsep yang jelas memulai bisnis di internet
1) Pelajari pangsa pasardan kebutuhan orang-orang di internet
Internet adalah jaringan komunikasi global (mendunia)dan semua informasi
didalamnya tidak dapat begitu saja dicerna oleh kita. Perbanyak browsing dan
surfing, Pergunakan situs-situs pencari seperti Yahoo, Google, MSN, dll. Dan
tentukan jenis bisnis atau usaha yang ingin kita jual di internet.
2) Pelajari dasar-dasar membuat halaman situs
Dasar penguasaan yang kita butuhkan dalam membuat dan publikasi halaman situs
internet adalah bahasa HTML dan CSS. Kita juga bisa mendapatkan buku HTML dan CSS
pada toko buku terdekat. Bahasa HTML sangat mudah dipelajari, yang diperlukan
hanyalah mengenal kode-kode yang dibutuhkan dalam publikasi halaman website.
3) Kita butuh Web Hosting dan Domain
Web hosting adalah tempat untuk memasukkan halaman situs kita dan domain adalah
alamat situs kita di Internet. Ibarat seperti kita ingin membuka bisnis, kita
butuh nama toko dan alamat tempat usaha ataupun situs yang hanya berisi informasi
iklan.
4. Rancang situs yang simpel dan menarik
Apakah yang dibutuhkan pengunjung untuk betah berlama-lama mengunjungi situs
kita? Kita harus ingat kunci utama merancang situs yang profesional = 80% isi
(content) dan sisanya 20% dari desain Untuk apa desain yang keren-keren, tetapi
pengunjung dikit?
Kita bukan Programmer ataupun Web Desainer?
- Kita bisa membayar/menyewa web desainer/developer handal
- Pengen FREE? > manfaatkan teknologi Open Source CMS
Banyak Script-Script yang sudah jadi dan siap diinstall pada web hosting seperti
WordPress, Mambo, Joomla, dan lain-lain. Cek www.hotscripts.com sebagai referensi
utama
5. Jagalah kredibilitas Situs Kita
Peniruan isi/content situs orang lain adalah pekerjaan yang tidak profesional.
Maka jaga kualitas dan originalitas isi halaman situs kita. Usahakan agar situs
kita dapat memberikan service dan keuntungan yang bernilai jual tinggi bagi
pengunjung
6. Cari Traffic atau Pengunjung sebanyak-banyaknya
Ada banyak cara promosi di internet, temukanlah cara yang paling efisien dan
mengena sasaran pengunjung kita. Bentuk jaringan bisnis sebanyak mungkin
diInternet. Pergunakanlah sarana Komunitas yang ada sebagai tahap awal promosi
kita.
- Kunjungi dan banyak diskusi di forum-forum yang sesuai bidang bisnis kita
dengan posting yang menarik.Biasanya tiap akhir posting situs, kita dibolehkan
memasukkan informasi link situs kita pada signature forum.
- Tukaran link dengan situs yang punya traffic yang tinggi.
- Kunjungi situs blog orang lain dan beri komentar yang tidak muluk-muluk dan
sewajarnya.
- Hargai tiap ada peluang meletakkan link dihalaman situs orang lain.
7. Sering-sering update halaman situs Kita
Pikirkan bagaimana cara menarik pengunjung untuk kembali lagi ke halaman situs
kita.Perbaharui situs kita dengan berita-berita atau info terbaru agar pengunjung
suka kembali mampir ke situs Kita.
8. Berikan sesuatu untuk pengunjung, tidak hanya mengharap penjualan saja
Dengan hadiah-hadiah undian dan bonus-bonus menarik,maka pengunjung akan sering
membantu mempromosikan situs kita pada teman-temannya. Berikan informasi yang
menarik, tawaran sepesial, dan sebagainya.

Jumat, 27 Maret 2009

e-commerce

E-commerce memiliki karakteristik sebagai berikut :
*) Terjadinya transaksi anatara dua belah pihak
*) Adanya pertukaran barang dan jasa
*) Internet merupakan medium utama dalam proses atau mekanisme perdagangan tersebut.

Pada dasarnya E-commerce merupakan dampak dari berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi, sehingga secara signifikan merubah cara manusia melakukan interaksi dengan lingkungannya dalam hal ini masih berhubungan dengan mekanisme dagang.

Semakin meningkatnya komunitas bisnis yang mempergunakan internet dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari secara tidak langsung telah menciptakan sebuah domain dunia baru yang kerap diistilahkan sebagai cyberspace yang memiliki karakteristik yang unik dimana seorang manusia dapat dengan mudah berinteraksi dengan siapa aja yang terhubung melalui internet. Hilangnya batasan dunia memungkinkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain secara efisien dan efektif ini secara langsung merubah cara perusahaan dalam melakukan bisnis dengan perusahaan lain atau konsumen.

Berdasarkan bisnis intinya, masing-masing perusahaan memiliki urutan proses utamanya sendiri-sendiri (core processes), dimana pada berbagai titik sub-proses, terjadi interaksi antara perusahaan dengan salah satu entiti relasi diatas. Jika dahulu kebanyakan relasi hanya dapat terjalin secara "one-to-one relationship" karena alasan efisiensi, maka dengan adanya e-commerce , hubungan antar perusahaan dengan entiti eksternal lainnya dapat dilakukan secara "many-to-many relationship" dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih murah.









Mempelajari E-commerce sebenarnya cukup mudah, karena tidak jauh berbeda dengan memahami bagaimana perdagangan atau bisnis selama ini dijalankan. Yang membedakannya adalah dilibatkannya teknologi komputer dan telekomunikasi secara intensif sebagai sarana untuk melakukan 2 hal utama :
*) Mengolah data mentah menjadi informasi yang dapat dimanfaatkan bersama oleh para pelaku bisnis dan konsumen.
*) Mendistribusikan data atau informasi tersebut secara cepat dan efisien ke seluruh komponen bisnis yang membutuhkan.
Dari beragam jenis aplikasi e-commerce yang ada, secara prinsip mekanisme kerjanya kurang lebih sama, bisa dilihat pada gambar dibawah :




Ada 2 hal utama yang biasa dilakukan oleh konsumen didunia maya. Pertama adalah melihat produk-produk atau jasa-jasa yan diiklankan oleh perusahaan terkait melalui websitenya. Kedua adalah mencari data atau informasi sehubungan dengan proses transaksi bisnis atau dagang yang akan dilakukan. Jika tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan, konsumen dapat melakukan transaksi perdagangan melalui 2 cara,yaitu :
1) cara konvensional yaitu dengan menelepon,faks,atau mendatangi langsung ke tempat perjualan produk atau jasa terkait.
2) melakukan pemesanan secara online

Salah satu pioner dalam e-commerce ialah Amazon.com yaitu perusahaan yang pertama-tama menjual buku melalui internet, yang kemudian dikembangkan dengan komoditas lain, yaitu CD, toys. Meskipun koleksi buku yang ditawarkan sekitar 4,5 judul namun perusahaan ini semula tidak mempunyai toko buku atau gudang fisik (Virtual Storefront) dan jumlah persediaan bukunya (inventory) sangat terbatas sekali.

Amazon.com menggunakan kemampuan social networking dengan jumlah orang member yang sangat banyak dengan pemahaman yang beragam. Hal ini memungkin pembeli dapat membuat dan mempost profil, menciptakan jaringan dengan teman – teman dan keluarga untuk saling berbagi daftar yang menjadi favorit dan yang diinginkan, membuat forum diskusi berdasarkan “tags” dan kemudian membeli dari link yang ada di Facebook mengenai jaringan review buku. Amazon.com menyediakan yang terbaik dan banyak produk review. Member dari Amazon.com didorong untuk memberikan rating, dengan adanya system rating dan ranking berdasarkan jumlah banyaknya review buku akan membantu member yang lain untuk menemukan pilihannya.


Dalam hubungan dengan pelaksanaan tugas retailer yaitu memberikan the right product, the right price, the right time dan the right place, teknologi baru ini memberikan tawaran yang sangat maju.


Mengenai the right product, tidak ada satupun retailer model lama (brick-and-mortar outlet) yang dapat menandingi jumlah dan jenis yang ditawarkan oleh Web store yang sudah ada ini. Toko buku terbesar di dunia yaitu Barnes & Nobel di Amerika misalnya, hanya mempunyai koleksi buku di tokonya sebanyak 200.000 judul, sedangkan Amazon.com menawarkan koleksi buku sebanyak 4,5 juta judul yang berlokasi di 25 layar komputer. Mengenai the right price, para pelanggan e-retailer dapat menikmati harga yang lebih kompetitif lagi dibandingkan dengan retailer sebelumnya. Amazon.com misalnya, yang menjual buku, mainan, CD dan sebagainya, mampu meningkatkan peredaran inventory 25 kali dalam satu tahun, sehingga untuk memperoleh ROI (return on investment) sebesar 125%, hanya diperlukan keuntungan sebesar 5% saja, sehingga harga untuk para konsumen sangat kompetitif. Mengenai the right place, para pelanggan tidak perlu meninggalkan rumah untuk membeli dan barang yang dibeli dapat dikirimkan ke alamat mana saja di muka bumi ini dengan cara pengiriman yang dapat dipilih, lambat, agak cepat atau ekspres. Mengenai the right time, memang bagi pembeli yang mengehendaki langsung menerima barang tersebut bersamaan dengan saat pembelian (pembeli lokal), e-retalier tidak menjanjikan kenyamanan itu. Namun bagi pembeli di luar kota, atau di luar negeri, Amazon.com misalnya dapat menawarkan jangka waktu penyerahan antara 2-4 hari untuk dalam negeri dan 4 hari (paling cepat) dan 21 minggu (paling lambat) untuk tujuan di manapun di dunia ini, tentu saja yang dapat dijangkau dengan alat pengangkut biasa. Dari segi pembelian, e-retailer tentu saja terbuka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu

MANFAAT E-BUSINESS BAGI PERUSAHAAN :

· Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).

· Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe “pull”, yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-intime (JIT).

· Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.

· Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.

· Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

Bagi Customer

· Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.

· Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan.

· Memungkinkan pelanggan untuk berpartisipasi dalam lelang virtual.

· Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronic communities dan saling bertukar gagasan serta pengalaman.

· Memfasilitasi penyampaian jasa publik, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi layanan social pemerintah secara lebih murah dan/atau berkualitas.

Bagi Masyarakat Luas

· Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang.